Postingan

Perlunya Pancasila Sebagai Dasar Dalam Pergaulan

KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat, hidayah, serta inayahnya yang tercurah kepada kami sehingga kami dapat menyusun makalah yang berjudul “Perlunya Pancasila Sebagai Dasar Dalam Pergaulan” Sholawat dan salam tidak lupa saya tujukan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang senantiasa kita tunggu pertolongannya pada Yaumul Akhir. Penulisan makalah ini disusun sebagai salah satu tugas Mata kuliah Pancasila. Dengan makalah ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pancasila sebagai dasar dalam pergaulan, dan makalah ini saya susun berdasarkan berbagai literatur yang saya baca. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam membantu penyusunan makalah ini. Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kakurangan dalam penyusunan makalah ini, maka dari itu saya memohon masukan-masukan yang konstruktif demi perbaikan selanjutnya. Demikian yang bisa saya sampaikan...

PERANG KEMERDEKAAN VIETNAM

PERANG KEMERDEKAAN VIETNAM Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sejarah Asia Tenggara Dosen Pengampu: Sri Mulyati, M.pd. Disusun Oleh: KELOMPOK 1 1. Didin Harianto (09406244001) 2. Farah Ken Cintawati (09406244002) 3. Arawinda (09406244003) 4. Restu Fajar Prakosa (09406244049) JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2009 KATA PENGANTAR Assalamualikum wr.wb. Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan baik. Tulisan ini disusun oleh tim penulis selain sebagai tindak lanjut melaksanakan tugas mata kuliah Sejarah Asia Tenggara juga sebagai pembantu kita dalam memahami materi yang akan kami uraikan yaitu Perang Kemerdekaan Vietnam. Dalam penyusunan tugas ini, kami menyadari bahwa di dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami harapkan saran dan kri...

TEORI DAN METODOLOGI

Masalah teori dan metodologi sebagai bagian pokok ilmu sejarah mulai diketengahkan apabila penulisan sejarah tidak semata-mata bertujuan menceritakan kejadian tetapi bermaksud menerangkan kejadian itu dengan mengkaji sebab-sebabnya, kondisi lingkungannya, konteks sosial-kulturalnya. Perhatian yang terbatas pada soal-soal khusus atau unik dalam sejarah menegaskan sifat idiografis pada sejarah. tujuan penggambaran sejarah ialah memberikan makna, sedang penjelasan tentang sebab-sebab dalam sejarah naratif dilakukan secara implisit di dalam deskripsinya. Dengan demikian, tidak terasa akan adanya kebutuhan teori. Hal itu baru dirasakan apabila secara eksplisit hendak dilakukan analisis terhadap pelbagai unsure dan faktor penyebab yang melatarbelakangi gejala sejarah. Dengan demikian, cara penggarapan sejarah sudah mengundang penggunakan metode, metodologi, dan teori. PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN Pendekatan (Approach) Sebagai permasalahan inti dari metodologi dalam ilmu sejarah dapat disebut ...

PEMERINTAHAN DINASTY DI KOREA

Pada sekitar abad pertama sesudah masehi, muncul 3 Kerajaan di sekitar semenanjung Korea, yakni koguryo, Baekje, dan Silla.Kesosialan Kerajaan dikembangkan berlandaskan kebudayaan kaum bangsawan. Namun sebelum kemunculan 3 Kerajaan ini terlebih dahulu telah berdiri kerajaan Kojosun yang didirikan oleh dongun yang mearupak kerajaan pertama yang berlandaskan seni budaya perunggu.kerajaan berkembang di daerah lioning cina.namun serang pemimpin emigran Korea dari cina bernama Wiman, berhasil menaklukan raja Jun kojosun,menjadi raja pada awal abad ke-2 SM.selain itu juga terdapat beberapa kerajaan lain sebelum akhirnya muncul 3 kerajaaan besar tsb.Melalui penyatuan 3 kerajaan oleh Silla, Bangsa Korea kecuali penngungsi Kerajaan Koguryo yang tinggal di daerah Mancuria, mulai membentuk kebudayaan nasional di bawah satu pemerintahan dan satu peraturan.Di daerah Mancuria, pengungsi kerajaan Koguryo mendirikan kerajaan Balhae.Setelah terwujudnya reunifikasi Bangsa Korea, Kerajaan Koryo memperba...

Konflik Politik Menjelang Imperialisme Jepang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada tanggal 8 November 1867 Shogun trakhir meletakkan jabatan dan menyerahkan kekeuasaan kepada kaisar. Kaisar yang baru adalah Mutsuhito yang berumur 14 tahun. Secara resmi Mutsuhito memegang pemerintahan dari tanggal 25 Januari 1868 sampai dengan tanggal 30 Juli 1912. Pemulihan kekuasaan ke tangan Kaisar meiji inilah yang kemudian dikenal dengan Meiji Restorasi. Munculnya fasisme Jepang tidak dapat dipisahkan dari Restorasi Meiji. Berkat Restorasi Meiji, Jepang berkembang menjadi negara industri yang kuat. Majunya industri tersebut membawa Jepang menjadi negara imperialis. Kisah bermula ketika Jepang terjadi Restorasi Meiji, di mana Jepang membuka diri dari politik Isolasi terhadap dunia luar pada masa Tenno (Kaisar) Matshuhito. Kaisar memerintahkan pembaharuan di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Dampaknya adalah perekonomian Jepang maju sangat pesat . Tetapi perlu diketahui, Jepang sangat membutuhkan bahan mentah untuk industrinya se...